Monday, April 9, 2012

Musik Rock: Musik Keras atau Musik Mengayun?

Are you ready to rock? Sebuah kalimat pembuka yang umumnya terlontar dari bibir sang vokalis grup rock, baik di negara asalnya maupun di Indonesia. Hanya nampaknya di Indonesia telah terjadi pergeseran makna, pada kata “rock”. Meskipun begitu, sepertinya hal tersebut tidak terlalu dipedulikan oleh penikmat musik rock. Akan tetapi bolehlah untuk sekedar saling bertukar informasi atau berdiskusi mengenai transfer kata ini.
Menurut Kamus Oxford, terma “rock” mempunyai beberapa arti, salah satunya, untuk membahas masalah ini, dapat kita ambil arti yang berbunyi, “move gently backwards and forwards or from side to side.” Kalimat tersebut dapat disederhanakan menjadi “menggeleng” atau “mengangguk”, menilik sikap para pemain musik rock ketika memainkan musik mereka. Nah, dengan makna tersebut, jelaslah bahwa musik rock bukan berarti musik keras, tetapi musik mengayun.
Lalu kenapa terjadi pergeseran makna yang begitu jauh? Bukan menyalahkan suatu pihak, tetapi hal tersebut sangat berhubungan dengan pembelajaran Bahasa Inggris yang konvensional, dimana siswa disuruh menghafalkan kosakata Bahasa Inggris dengan artinya dalam Bahasa Indonesia. Memang, “rock” juga dapat berarti “batu”, dan “batu” memang keras, akan tetapi kita harus memaknai sesuatu dengan konteksnya, agar pergeseran-pergeseran makna tidak terjadi begitu jauh.
Mungkin kita ingat lagu milik grup rock, Queen, yang berjudul “We Will Rock You”, nah apakah arti kalimat tersebut? Jika kita memaknai “rock” dengan “batu”, yang terjadi adalah “Kita akan Membatumu”. Akan tetapi jika kita menggunakan makna yang lain, kita akan mendapatkan, “Kita akan menggoyang mu”, yang terdengar lebih enak. Contoh lain, “Rock a baby”. Jika menggunakan “batu”, maka yang terjadi adalah seperti ini, “Membatu seorang bayi”, yang malah menjadi tak berarti. Hal yang berbeda dapat dijumpai ketika mengartikan dengan, “Mengayun seorang bayi”, yang berarti bayi yang sedang ditidurkan di dalam keranjang bayi yang bergoyang-goyang.
Pada akhirnya, bahasa adalah produk budaya, dan tanpa bahasa tak akan ada benda-benda atau sesuatu. Namun, diperlukan kejelian dalam memaknai bahasa orang lain, kalimat orang lain, karena setiap orang mempunyai pandangan terhadap bahasa yang berbeda-beda. 
Yang selalu sama dari musik rock, baik di negara asalnya dan di Indonesia adalah, mereka sama-sama keren, dan saya merupakan salah satu penikmat musik rock, dan saya selalu mengangguk-anggukkan kepala ketika Metallica atau Power Metal mengalun kencang. Are you ready to rock???

6 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete
  3. Artikel yang menarik, terima kasih.

    boleh lah mendefinisikan pake etimologi, tapi bicara bahasa adalah bicara rasa juga.
    Di negeri ini kata goyangan sepertinya sudah dimonopoli oleh musik dangdut. Bukan saya menganggap dangdut itu jelek, tapi itulah konotasi awam saat mendengar kata goyang.
    Menurut saya jika kita ingin mendefinisikan rock(musik) itu sendiri, kata rock(batu) memang lebih tepat karena identifikasi rock adalah musik yang keras, kuat, cadas, agar terminologi rock itu tidak tercampur dengan genre musik lain yang karakternya berbeda dari rock itu sendiri.
    Kata rock/rock n' roll sendiri sekarang sudah menjadi semacam kata ganti untuk menyebut sesuatu yang keras, liar, dan nyleneh. Itulah bahasa, berkembang ya karena emang otak manusia yang kagak mau diem :)
    Jadi ketika mendengar "Are you ready to rock?" Menurut definisi rasa saya bukan berarti "Kamu siap digoyaaang?" tapi lebih kepada apakah kamu siap untuk menjadi keras, menjadi liar, menjadi kuat?

    No offense, just share :)

    ReplyDelete
  4. memang itulah yang ada di lapangan, dan akan sama ketika bicara tentang musik metal (besi?), yang lebih keras daripada rock (batu). dan pada praktiknya musik metal memang lebih keras dari musik rock..sama dengan Metallica vs Bon Jovi..hahaha
    terimakasih bt mas/mbak anonim yang sudah mau berbagi..hehe

    ReplyDelete
  5. Wuihhh bahasanya bagus nih gan...

    ReplyDelete
  6. @Arief Yoshioka: arigato..:D
    makasih bung Arief telah mampir..

    ReplyDelete

 

Copyright © nglengkong Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger